Welcome To My Blog

(If you have any ideas, pour and be an inspiration to others) Jika Punya ide tuangkanlah dan Jadilah engkau Inspirasi bagi yang lain

Selasa, 21 Februari 2012

Mengatasi BAB yang mengeluarkan Darah


Saya akan sedikit bercerita tentang kegemaran saya. Saya ini orang yang sangat senang dengan makanan yang pedas-pedas, kalau makan entah itu dirumah, dikantin dan dimanapun saya berada kalau nggak ada Lombok ufftt rasanya gak enak. Seperti kalau makan gak ada Lombok terasa ada yang kurang deh, rasanya jadi gak berssemangat makan tanpa makhluk merah itu. Yah kebiasaan saya itu berlangsung mulai dari kelas 4 SD sampai semester 3 dijenjang perguruan tinggi. Namun ternyata kebiasaan itu memberikan dampak buruk bagi kesehatan saya, tapi saya tidak tahu kalau sebenarnya gangguan kesehatan yang saya alami sebenarnya akibat dari makan makanan yang pedas-pedas. Hingga sekarang semester 4 aku mulai takut dengan apa yang saya alami, Upzz maaf ketika BAB (Buang air Besar),
selalu ada darah yang mengucur dari lubang dubur saya. Aku semakin panic ketika hal tersebut aku alami selama berturut-turut 2 minggu.
Akupun akhirnya search di Internet apa sebenarnya penyebab keluarnya darah pada saat BAB. Semenjak itu aku mulai paham kalau makanan yang pedas-pedas sangat tidak baik untuk kesehatan kita, dan itulah salah satu factor yang membuat ada darah yang keluar pada saat saya BAB. Dari situ juga aku faham karena aku adalah orang yang begitu malas makan sayuran sehingga menyebakan veses saya keras sehingga pada saat BAB veses yang keras melewati anus yang terdiri dari serabut-serabut kecil sehingga ketika veses bergesekan dengan serabut kecil dianus menyebabkan ada serabut yang putus sehingga serabut itulah yang berdarah sehingga keluarlah darah pada saat BAB. Hmmm…satu lagi yang menyebabkan ada darah yang keluar pada saat BAB. Kebetulan saya ini anak Biologi, setiap hari saya harus menyisakan waktu 20 jam untuk duduk mengerjakan laporan yang harus diACC serta mengikuti perkuliahan di kampus. Dan ternyata duduk berlama-lama itu tidak baik juga untuk kesehatan karena bisa menyebabkan Ambeien dan inipulalah yang menyebabkan ada darah pada saat BAB karena duduk berlama-lama juga bisa menyebabkan veses kita menjadi keras. Jadi WASPADALAH!!!!!
          Hmmm…masih ada lagi satu cerita setelah mengalami penyakit yang menakutkan itu tambah ada satu lagi yang barusan aku alami seumur hidup ini. Semuanya ini berawal di mobil. Pada saat saya balik dari Kampung dari Bone menuju ke Makassar, saya duduk pas disamping sopir yang merokok. Ukkhhhh sumpah minta ampun saya paling alergi bau rokok. Bau itu akhirnya masuk sebagai radikal bebas kedalam saluran pernafasan saya yang notabenenya kesehatan saya waktu itu juga kurang baik sehingga, perutku terguncang dan akhirnya pas mobl singgah disebuah warung, aku berlari di WC dan kemudian muntah…Hueekkkk yang membuat saya kaget yang keluar bukan makanan tapi cairan merah yang tak lain dan tak bukan adalah darah. Aku kaget dan menangis, kurasakan lambung dan ususku perih. Aku mengira-ngira kalau didalam ada luka berat. Aku lemes dan sangat cemas.

2 hari berikutnya setelah sampai di Makassar, Kakakku memberi tahu bahwa saya harus minum kunyit yang dicampur madu. Akupun akan membagi resep buat teman-teman yang memiliki penyakit yang sama denganku. Baiklah aku akan mulai. Ambil kunyit yang masih mentah sepanjang jari manis. Kemudian parut kunyit tersebut. Setelah itu tapislah airnya (saring airnya). Kemudian tambahkan sedikit air sehingga gelas yang tingginya 7cm berisi ½ air. Kemudian jangan lupa tambahkan satu sendok makan madu kemudian MINUMLAH.
          Setelah memakai resep ini, Alhamdulilah saya yang dulunya BAB ada darah yang keluar dan muntahpun yang keluar adalah darah, kini tak ada lagi darah yang keluar. Saya hanya ingin berbagi pengalaman dengan kawan-kawan. Semoga Tulisan ini bisa membantu kalian. Semoga Allah melindungi Kita Semua. Tetap semangat (FIGHTING!!!!!)
            

About

Aku akan bercerita kepada hujan Dan angin dengan sebait puisi Yang terlahir dari air mata cinta Laksana hujan dalam amukan badai Bergemuruh bagaikan ombak Yang menghempas karang Dalam lautan asah yang bergejolak Aku akan berkata pada embun pagi Bagaiman hidupmu saat matahari Mulai menyengat dang angin pun membuat batang menari-nari dan daunpun bersenandung sambil bertasbih Kemanakah engkau wahai embun pagi Yang selalu memberiku kesejukan Saat cintaku mulai beristighfar Memohon ampuna Sang Pemilik jagad raya Dan cintapun kembali ambruk Laksana bangunan tak bertiang Melelhkan kemarahan, meredakan amukan Hingga tembok-tembok ikut meradang Menyaksikan keegoisan Yang membahana di samudera cinta Kini cintaku menangis Mengucurkan sekelumit derita Menepiskan sesungging senyum Yang kan tetap buram Dan takkan terlupa ditelan oleh jaman Makassar,1 oktober 2010